Integrasi Akuntansi Sosial dalam Evaluasi Kualitas Pendidikan di Perguruan Tinggi
Keywords:
Akuntansi Sosial, Perguruan Tinggi, Nilai-nilai Islam, Akuntabilitas, Tanggung Jawab Sosial, KeberlanjutanAbstract
Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam pembangunan masyarakat yang tidak hanya terbatas pada aspek akademik, tetapi juga kontribusi sosial dan keberlanjutan. Artikel ini mengkaji integrasi akuntansi sosial dengan perspektif nilai-nilai keislaman sebagai pendekatan evaluasi kualitas pendidikan di Perguruan Tinggi. Akuntansi sosial yang sejalan dengan prinsip akuntabilitas (hisab) dan tanggung jawab sosial (mas’uliyah ijtima’iyyah) dalam Islam memungkinkan perguruan tinggi untuk mengidentifikasi, mengukur, dan melaporkan dampak sosial dari kegiatan akademik dan non akademik secara transparan. Melalui kajian konseptual, artikel ini menganalisis konvergensi antara akuntansi sosial modern dengan nilai-nilai Islam seperti keadilan (al-‘adalah), amanah, dan kemaslahatan (maslahah). Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi akuntansi sosial berbasis nilai Islam dapat dilakukan melalui pengembangan kerangka kerja yang selaras dengan maqashid syariah, penguatan kapasitas SDM dengan kesadaran spiritual, kolaborasi multi pihak berbasis ukhuwah, digitalisasi pelaporan yang transparan, dan evaluasi keberlanjutan. Implementasi langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat budaya akuntabilitas perguruan tinggi sekaligus menegaskan perannya sebagai motor penggerak pembangunan berkelanjutan yang berkeadilan.